PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melaporkan peningkatan signifikan pada permintaan emas batangan. Kenaikan ini telah berlanjut sejak kuartal IV 2024 dan terus menunjukkan tren positif hingga saat ini.
Direktur Utama Antam, Nico, mengungkapkan penjualan emas Antam mencapai puncaknya pada kuartal terakhir 2024, dengan angka penjualan lebih dari 15 ton. Prestasi ini memicu optimisme perusahaan terhadap kinerja di tahun 2025.
1. Antam Proyeksi Penjualan Emas Lampaui Rekor 2024
Kuartal IV 2024 menjadi rekor penjualan emas Antam dengan angka 15 ton. Pencapaian ini dikuti dengan penjualan 13,7 ton pada kuartal I 2025.
Dengan tren positif ini, Antam memprediksi penjualan emas tahun ini berpotensi melampaui rekor tahun lalu. Meskipun target awal adalah menyamai volume penjualan 2024, potensi peningkatan permintaan akan terus dievaluasi.
2. Harga Emas Antam Tetap Tinggi di Atas Rp1,9 Juta per Gram
Harga emas Antam bertahan di atas Rp1,9 juta per gram sejak 12 April 2025. Hal ini memberikan daya tarik bagi investor untuk berinvestasi dalam logam mulia.
Pada saat penulisan artikel ini, harga emas Antam tercatat stagnan di Rp1,928 juta per gram. Sementara itu, harga buyback tetap pada angka Rp1,777 juta per gram.
Stabilitas harga emas Antam di level tinggi ini diyakini turut berkontribusi pada peningkatan permintaan. Kondisi ekonomi global yang dinamis membuat emas menjadi aset investasi yang menarik.
3. Rincian Harga Emas Antam Berbagai Pecahan
Berikut rincian harga emas batangan Antam per gram untuk berbagai ukuran, per hari ini:
- 0,5 gram: Rp1,014 juta.
- 1 gram: Rp1,928 juta.
- 2 gram: Rp3,796 juta.
- 3 gram: Rp5,669 juta.
- 5 gram: Rp9,415 juta.
- 10 gram: Rp18,775 juta.
- 25 gram: Rp46,812 juta.
- 50 gram: Rp93,545 juta.
- 100 gram: Rp187,012 juta.
- 250 gram: Rp467,265 juta.
- 500 gram: Rp934,32 juta.
- 1.000 gram: Rp1,87 miliar.
Perlu diingat bahwa harga jual tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,45 persen untuk pembeli dengan NPWP. Pembeli tanpa NPWP akan dikenakan potongan pajak yang lebih tinggi, yaitu 0,9 persen.
Tingginya permintaan emas Antam di tengah harga yang stabil menunjukkan kepercayaan investor terhadap komoditas ini sebagai instrumen investasi yang aman dan menguntungkan.
Ke depan, Antam perlu mempersiapkan strategi untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kapasitas produksi atau diversifikasi produk. Pemantauan terhadap fluktuasi harga emas global juga tetap penting untuk menjaga daya saing.

