UMK Academy Pertamina: Batik Apikmen Go International, Sukses Global
UMK Academy Pertamina: Batik Apikmen Go International, Sukses Global

UMK Academy Pertamina: Batik Apikmen Go International, Sukses Global

Diposting pada

Kisah sukses Apikmen, sebuah merek fesyen batik asal Indonesia, membuktikan bahwa perjalanan bisnis dapat dimulai dari titik yang tak terduga. Berawal dari ketertarikan pribadi sang pendiri terhadap batik, Apikmen kini telah menjelma menjadi UMKM binaan Pertamina yang sukses menembus pasar ekspor hingga Dubai dan Sydney. Perjalanan inspiratif ini menjadi bukti nyata bahwa dengan inovasi, kegigihan, dan dukungan yang tepat, UMKM lokal mampu bersaing di kancah global.

Perjalanan Apikmen diawali dari sebuah observasi sederhana di tengah hiruk pikuk Jakarta Selatan. Ide bisnis ini bersemi dari percakapan spontan dengan pemilik toko batik yang menawarkan kerjasama titip jual.

Dari Kemeja Batik Pribadi Menuju Pasar Global

Agus T. Santosa, pendiri Apikmen bersama istrinya, Elva Fahrima, awalnya hanya membuat kemeja batik dengan desain unik untuk penggunaan pribadi.

Respon positif dari rekan kerja mendorong mereka untuk serius menekuni bisnis fashion.

Tanpa latar belakang di bidang fesyen dan modal besar, mereka memulai langkah awal dengan memanfaatkan peluang yang ada.

Nama “Apikmen,” berasal dari kata “apik” (bagus dalam Bahasa Jawa) dan “men” (pria), mencerminkan identitas merek kemeja batik pria dengan desain berani dan unik.

Dukungan Pertamina dan Inovasi di Tengah Pandemi

Tahun 2012 menjadi titik balik Apikmen setelah lolos kurasi Indonesia Fashion Week.

Keberhasilan ini membuka jalan bagi partisipasi dalam berbagai pameran nasional dan kerja sama dengan gerai serta platform e-commerce terkemuka seperti Zalora.

Kemitraan strategis dengan Pertamina dimulai pada tahun 2019, memberikan dukungan signifikan bagi perkembangan Apikmen.

Pandemi Covid-19 pada tahun 2020 memaksa Apikmen beradaptasi. Kolaborasi dengan pengrajin batik melahirkan motif “corona” dan masker batik, yang mendapat sambutan positif dari konsumen dan berbagai lembaga.

Pada 2024, Apikmen meraih prestasi sebagai Champion kelas Go Digital dalam program UMK Academy Pertamina.

Hibah teknologi berupa container workshop yang diterima semakin memperkuat lini produksi dan efisiensi operasional.

Ekspansi Pasar dan Cita-cita Global

Apikmen terus berkembang dan melakukan diversifikasi produk.

Mereka kini memproduksi sandal untuk umrah dan sandal hotel berbahan alami, yang telah merambah pasar Timur Tengah dan Australia.

Keberhasilan di pameran Jeddah dan Sydney membuka peluang ekspansi yang lebih luas.

Dukungan Pertamina, termasuk pelatihan, pendanaan, dan partisipasi dalam pameran seperti Inacraft, SMEXPO, dan Dubai Expo, membantu Apikmen mempersiapkan diri untuk berkompetisi di pasar global.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menekankan komitmen Pertamina dalam mendukung UMKM Indonesia untuk naik kelas dan bersaing di pasar global.

Kisah sukses Apikmen menjadi contoh nyata bahwa dengan inovasi, transformasi, dan dukungan program seperti UMK Academy, UMKM lokal mampu berkembang pesat dan menembus pasar internasional.

Keberhasilan Apikmen juga selaras dengan semangat Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas dan mengembangkan industri kreatif.

Pertamina, sebagai perusahaan yang berkomitmen pada transisi energi dan penerapan prinsip ESG, terus mendukung program-program yang berdampak positif pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Perjalanan Apikmen menginspirasi UMKM lain untuk berani berinovasi dan mengejar mimpi global. Dengan dukungan yang tepat dan semangat pantang menyerah, setiap UMKM berpotensi untuk mencapai kesuksesan dan berkontribusi pada perekonomian nasional, bahkan global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *